Terbaik Untuk Kita

19 Maret 2008 pukul 18:26 | Ditulis dalam Renunganku | 1 Komentar

Terbaik Untuk Kita

Pantas menurut manusia belum tentu
sama dengan pantas menurut Alloh. Kita
hidup di dunia ini terikat dengan
ketentuan Alloh, tidak bisa terlepas
dari ketentuan-Nya. Karena kita
makhluk-Nya. Apa yang menurut Alloh baik pasti baik
untuk kita, tapi apa yang terbaik
menurut kita belum tentu baik untuk
kita. Makanya kita harus memohon
kepada Alloh untuk memberi kita yang
terbaik menurut-Nya, sambil tetap
memohon kepada Alloh untuk mengabulkan keinginan kita yang menurut kita
yang terbaik menurut kita. Kalau yang
dikabulkan ternyata beda dengan
keinginan kita, mungkin itulah yang
terbaik untuk kita. Setiap ketentuan
Alloh pasti ada hikmahnya yang kadang
kala kita baru menyadarinya setelah
beberapa lama setelah suatu peristiwa
terjadi.apapun yang terjadi, kita
harus tetap bersyukur, karena dengan
bersyukur kita jadi tenang dan ikhlas
dengan segala pemberiannya. Kalau
sudah begitu, kebahagiaanlah yang akan
terjadi. Dan kalau kita bersyukur,
Alloh akan melipat gandakan nikmat
yang kita terima sebelumnya

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. YUPZ…betul sekali yang kak surya tulis.
    aq jadi teringat dengan salah satu ayat (albaqoroh 216)

    “… Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak Mengetahui.” ( QS. Al – Baqarah : 216 )

    jazakumullah atas renungannya. mencerahkan…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: