Istirahat Sejenak dari Kegiatan Organisasi

18 Juni 2008 pukul 17:36 | Ditulis dalam Pengumuman | Tinggalkan komentar

Teman-teman, untuk sementara saya akan istirahat sejenak dari berbagai kegiatan organisasi yang bersifat kemahasiswaan atau pergerakan untuk beberapa waktu (mungkin 2 bulan atau lebih tergantung perkembangan nantinya). hal ini disebabkan karena keadaan saya saat ini yang mengharuskan saya untuk banyak merenung, berfikir, dan lebih fokus pada memperbaiki diri saya sendiri khususnya dan lingkungan terdekat di sekitar saya.

saya berharap teman-teman bisa memaklumi.

Iklan

Mesir yang Berubah

7 Juni 2008 pukul 20:03 | Ditulis dalam Perjalanan Hidup | 1 Komentar

 

Mesir yang Berubah

 

Nil itu kini menjadi kering oleh mesirku yang mulai berubah

Duhai mesirku, aku ingin tetap mengalirimu dengan kesejukanku

Namun kian kusadari, aku semakin tak mampu menghijaukan gurun yang bertambah tandus

Walau hanya sekedar memberikan setetes kehidupan dengan oase hatiku

Namun hanya fatamorgana yang dapat ku berikan.

Berani hidup berarti berani mencintai

Berani mencintai berarti berani merelakan.

Karena antara cinta dan keinginan untuk memiliki adalah sesuatu yang tidak sama.

Andai nil dapat mengaliri mesir, akan tercipta kehidupan baru

Dan peradaban yang sangat maju.

Namun nil telah tergantikan dengan laut mati.

 

(Tulisan Diary Maria dalam film Ayat-ayat Cinta)

Kedatangan Alumni IMM yang Mencurigakan

7 Juni 2008 pukul 20:00 | Ditulis dalam opiniku | 11 Komentar

 Kedatangan Alumni IMM yang Mencurigakan

Pada tanggal 7 Juni 2008 pukul 13.30 saya mengikuti diskusi di mesjid Al Iman. diskusi tersebut diadakan oleh PK IMM UGM. rencananya diskusi tersebut mengambil tema KeMuhammadiyahan, tapi karena kita kedatangan alumni, akhirnya kita tidak diskusi tentang tema tersebut, malah cerita tentang pengalaman alumni tersebut selama masih di PK, lalu mereka menceritakan tentang kehidupan mereka setelah di PK. Yang membuat kita kaget dan terheran-heran, salah satu alumni itu, sebut saja namanya A, menceritakan pengalannya pernah berpindah-pindah agama, karena tidak mau ber Islam karena keturunan, dan ingin mencari kebenaran sendiri. Lalu dia juga bercerita tentang keikut sertaannya dalam Jamaah Islamiah, Laskar Ahlisunnah waljamaah, pernah membakar gereja, di penjara, jadi misionaris, dan akhirnya dia tobat. terus dia masuk sebuah lembaga Studi Al Quran. banyak hal yang menarik yang diungkapkannya. banyak pendapatnya yang menggugah kita, seperti kita jangan mengamalkan sesuatu karena hanya ikut-ikutan orang, memahami Al Quran harus dengan metodelogi yang benar, beliau juga banyak mengasih saran yang bagus-bagus pada kita semua, dan masih banyak lagi hal-hal yang menarik yang dia bicarakan. Memang ada beberapa pendapatnya yang bagus yang perlu kita renungi bersama, tapi ada juga yang perlu kita teliti, cermati, kritik, dan pelajari lebih dalam lagi.

Setelah diskusi, saya sempat beberapa menit ngobrol dengan beliau. Ada beberapa yang janggal dari pernyataan beliau. Diantaranya tentang

1. pusat studi Al Quran. Ketika aku tanya tentang profil pusat studi itu, siapa pendirinya, siapa ustadnya, siapa pemimpinnya, beliau tidak mau jawab, dan mengatakan itu rahasia tidak boleh disebarkan. Dengan alasan faham pusat studi itu bisa membuat mereka ditangkap polisi. Kalau faham mereka lurus, mereka pasti mau menunjukkan fahamnya secara lebih terbuka dan menyebarluaskannya, tapi mereka menyebarkannya secara tertutup.

2. terus beliau memiliki faham bahwa segala sesuatu harus di mulai dengan ilmu dulu, faham dulu, baru mengerjakannya. Percuma kita sholat kalau tidak faham tentang sholat, kenapa kita harus sholat, dan kaidah-kaidahnya, faham bacaan sholat, dll. Kalau kita belum seperti itu, percuma saja kita sholat, lebih baik tidak usah sholat. Kita sholat jangan Cuma ikut-ikutan orang. Kalaupun kita sholat, statusnya bukan sholat tapi sedang belajar sholat.

3. karena fahamnya yang seperti saya cantumkan di poin 2, beliau mengaku sudah tidak pernah lagi sholat jumat selama 3 bulan. Karena sholat jumat baginya Cuma setor (maaf) pantat di mesjid saja. Jadi katanya, percuma kita jumatan. Kalau mau jumatan kita harus faham dulu maksud jumatan, kenapa harus jumatan, tau dasarnya dulu, bukan ikut-ikutan orang, dll. Kalau kita berpikir singkat, pernyataan diatas seperti benar, tapi kita harus kaji ulang dulu, cek and ricek dulu. Coba kamu tanyakan pada ustad-ustad yang kamu percaya tentang hal ini. (PR buat kamu dan aku juga)

4. cara menterjemahkan Al Quran yang dia gunakan, aku masih ragu, kayanya aku harus banyak belajar dulu, tapi agak janggal pendapatnya. Ketika aku tanya tentang metodelogi yang dia gunakan, dia tidak mau menjawab dengan alasan aku tidak akan sanggup memahaminya. Dan beliau menterjemahkan Al Quran dengan makna yang bagiku sangat aneh, tapi kedengarannya seperti masuk akal. Beliau memahami makna dari setiap kata-kata dalam Al Quran tidak seperti makna yang dipakai oleh kebanyakan para ulama. Menurut yang saya pahami dan pelajari selama ini, memang benar bahwa setiap kata dalam Al Quran memiliki banyak makna, tapi makna yang di pilih oleh para ulama dalam memahami setiap kata dalam Al Quran adalah makna yang di pilih dan di pahami oleh Rasulullah SAW dan mayoritas sahabat atau yang telah ditentukan oleh Allah. Tidak seluruh makna dari setiap kata dalam Al Quran itu digunakan untuk memahami makna kata tersebut. Misalnya kata khotaman nabiyin, itu maknanya bisa cincin nabi, nabi penutup, dan bisa juga cap nabi, tapi makna yang diambil oleh para sahabat dan kesepakatan seluruh ulama yaitu penutup para nabi, tidak ada nabi setelah Nabi Muhammad SAW. Gara-gara salah mengambil makna dari kata inilah Ahmadiyah tergelincir pada pemahaman yang salah karena mereka memahami kata khotaman nabiyin dengan makna cincin nabi. Akhirnya mereka menganggap Mirja Gulam Ahmad berhak dianggap sebagai nabi setelah Nabi Muhammad.

5. menurut beliau, Ulil amri itu sudah tidak ada dalam agama Islam sejak meninggalnya kholifah yang 4 dan tidak ada kewajiban bagi kita untuk mematuhi peraturan yang ada sekarang, karena itu buatan manusia. Pengertian ulil amri menurut dia adalam pemimpin yang menegakkan peraturan sesuai dengan Al Quran dan As Sunah. Masalah ini lebih baik kita diskusikan pada kesempatan diskusi IMM pekan yang akan datang, tetapi sebelumnya kita coba tanyakan dulu pada ulama yang kita kenal atau baca buku atau artikel-artikel tentang hal ini.

6. beliau memiliki pendapat bahwa sekarang ummat ini sama dengan masa makiyah, sedangkan masa makiyah tidak ada kewajiban untuk sholat dan ibadah yang lainnya. Pada masa itu hanya di ajarkan tentang aqidah. Beliau tidak mau menyatakan bahwa sholat sekarang tidaklah wajib dilaksanakan, tetapi dari apa yang dia katakan agak mengarah kesana.

7. hal ini yang buat aku ingin ketawa, dia memahami burung ababil sebagai pesawat tempur, sebelum Nabi Muhammad sudah ada tank. Katanya, di piramid ada gambar yang menunjukkan bahwa di zaman itu sudah ada tank dan pesawat tempur. Kayanya perlu kita pelajari lebih lanjut masalah ini.

Saran saya, lebih baik kita bekali teman-teman dengan ilmu aqidah dengan berbagai kaidah-kaidah yang ada di dalamnya. lebih baik dalam memahami Al Quran kita memahaminya seperti apa yang dipahami oleh Nabi Muhammad, para sahabatnya, para tabi’in, dan mayoritas para ulama yang terpercaya dari zaman dulu sampai sekarang. Insya Alloh kita akan selalu ada pada jalan yang lurus. Tidaklah mungkin para ulama itu bersepakat dalam hal kebatilan. Itulah pesan Nabi Muhammad SAW kepada para sahabatnya sebelum beliau wafat.

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.