Kedatangan Alumni IMM yang Mencurigakan

7 Juni 2008 pukul 20:00 | Ditulis dalam opiniku | 11 Komentar

 Kedatangan Alumni IMM yang Mencurigakan

Pada tanggal 7 Juni 2008 pukul 13.30 saya mengikuti diskusi di mesjid Al Iman. diskusi tersebut diadakan oleh PK IMM UGM. rencananya diskusi tersebut mengambil tema KeMuhammadiyahan, tapi karena kita kedatangan alumni, akhirnya kita tidak diskusi tentang tema tersebut, malah cerita tentang pengalaman alumni tersebut selama masih di PK, lalu mereka menceritakan tentang kehidupan mereka setelah di PK. Yang membuat kita kaget dan terheran-heran, salah satu alumni itu, sebut saja namanya A, menceritakan pengalannya pernah berpindah-pindah agama, karena tidak mau ber Islam karena keturunan, dan ingin mencari kebenaran sendiri. Lalu dia juga bercerita tentang keikut sertaannya dalam Jamaah Islamiah, Laskar Ahlisunnah waljamaah, pernah membakar gereja, di penjara, jadi misionaris, dan akhirnya dia tobat. terus dia masuk sebuah lembaga Studi Al Quran. banyak hal yang menarik yang diungkapkannya. banyak pendapatnya yang menggugah kita, seperti kita jangan mengamalkan sesuatu karena hanya ikut-ikutan orang, memahami Al Quran harus dengan metodelogi yang benar, beliau juga banyak mengasih saran yang bagus-bagus pada kita semua, dan masih banyak lagi hal-hal yang menarik yang dia bicarakan. Memang ada beberapa pendapatnya yang bagus yang perlu kita renungi bersama, tapi ada juga yang perlu kita teliti, cermati, kritik, dan pelajari lebih dalam lagi.

Setelah diskusi, saya sempat beberapa menit ngobrol dengan beliau. Ada beberapa yang janggal dari pernyataan beliau. Diantaranya tentang

1. pusat studi Al Quran. Ketika aku tanya tentang profil pusat studi itu, siapa pendirinya, siapa ustadnya, siapa pemimpinnya, beliau tidak mau jawab, dan mengatakan itu rahasia tidak boleh disebarkan. Dengan alasan faham pusat studi itu bisa membuat mereka ditangkap polisi. Kalau faham mereka lurus, mereka pasti mau menunjukkan fahamnya secara lebih terbuka dan menyebarluaskannya, tapi mereka menyebarkannya secara tertutup.

2. terus beliau memiliki faham bahwa segala sesuatu harus di mulai dengan ilmu dulu, faham dulu, baru mengerjakannya. Percuma kita sholat kalau tidak faham tentang sholat, kenapa kita harus sholat, dan kaidah-kaidahnya, faham bacaan sholat, dll. Kalau kita belum seperti itu, percuma saja kita sholat, lebih baik tidak usah sholat. Kita sholat jangan Cuma ikut-ikutan orang. Kalaupun kita sholat, statusnya bukan sholat tapi sedang belajar sholat.

3. karena fahamnya yang seperti saya cantumkan di poin 2, beliau mengaku sudah tidak pernah lagi sholat jumat selama 3 bulan. Karena sholat jumat baginya Cuma setor (maaf) pantat di mesjid saja. Jadi katanya, percuma kita jumatan. Kalau mau jumatan kita harus faham dulu maksud jumatan, kenapa harus jumatan, tau dasarnya dulu, bukan ikut-ikutan orang, dll. Kalau kita berpikir singkat, pernyataan diatas seperti benar, tapi kita harus kaji ulang dulu, cek and ricek dulu. Coba kamu tanyakan pada ustad-ustad yang kamu percaya tentang hal ini. (PR buat kamu dan aku juga)

4. cara menterjemahkan Al Quran yang dia gunakan, aku masih ragu, kayanya aku harus banyak belajar dulu, tapi agak janggal pendapatnya. Ketika aku tanya tentang metodelogi yang dia gunakan, dia tidak mau menjawab dengan alasan aku tidak akan sanggup memahaminya. Dan beliau menterjemahkan Al Quran dengan makna yang bagiku sangat aneh, tapi kedengarannya seperti masuk akal. Beliau memahami makna dari setiap kata-kata dalam Al Quran tidak seperti makna yang dipakai oleh kebanyakan para ulama. Menurut yang saya pahami dan pelajari selama ini, memang benar bahwa setiap kata dalam Al Quran memiliki banyak makna, tapi makna yang di pilih oleh para ulama dalam memahami setiap kata dalam Al Quran adalah makna yang di pilih dan di pahami oleh Rasulullah SAW dan mayoritas sahabat atau yang telah ditentukan oleh Allah. Tidak seluruh makna dari setiap kata dalam Al Quran itu digunakan untuk memahami makna kata tersebut. Misalnya kata khotaman nabiyin, itu maknanya bisa cincin nabi, nabi penutup, dan bisa juga cap nabi, tapi makna yang diambil oleh para sahabat dan kesepakatan seluruh ulama yaitu penutup para nabi, tidak ada nabi setelah Nabi Muhammad SAW. Gara-gara salah mengambil makna dari kata inilah Ahmadiyah tergelincir pada pemahaman yang salah karena mereka memahami kata khotaman nabiyin dengan makna cincin nabi. Akhirnya mereka menganggap Mirja Gulam Ahmad berhak dianggap sebagai nabi setelah Nabi Muhammad.

5. menurut beliau, Ulil amri itu sudah tidak ada dalam agama Islam sejak meninggalnya kholifah yang 4 dan tidak ada kewajiban bagi kita untuk mematuhi peraturan yang ada sekarang, karena itu buatan manusia. Pengertian ulil amri menurut dia adalam pemimpin yang menegakkan peraturan sesuai dengan Al Quran dan As Sunah. Masalah ini lebih baik kita diskusikan pada kesempatan diskusi IMM pekan yang akan datang, tetapi sebelumnya kita coba tanyakan dulu pada ulama yang kita kenal atau baca buku atau artikel-artikel tentang hal ini.

6. beliau memiliki pendapat bahwa sekarang ummat ini sama dengan masa makiyah, sedangkan masa makiyah tidak ada kewajiban untuk sholat dan ibadah yang lainnya. Pada masa itu hanya di ajarkan tentang aqidah. Beliau tidak mau menyatakan bahwa sholat sekarang tidaklah wajib dilaksanakan, tetapi dari apa yang dia katakan agak mengarah kesana.

7. hal ini yang buat aku ingin ketawa, dia memahami burung ababil sebagai pesawat tempur, sebelum Nabi Muhammad sudah ada tank. Katanya, di piramid ada gambar yang menunjukkan bahwa di zaman itu sudah ada tank dan pesawat tempur. Kayanya perlu kita pelajari lebih lanjut masalah ini.

Saran saya, lebih baik kita bekali teman-teman dengan ilmu aqidah dengan berbagai kaidah-kaidah yang ada di dalamnya. lebih baik dalam memahami Al Quran kita memahaminya seperti apa yang dipahami oleh Nabi Muhammad, para sahabatnya, para tabi’in, dan mayoritas para ulama yang terpercaya dari zaman dulu sampai sekarang. Insya Alloh kita akan selalu ada pada jalan yang lurus. Tidaklah mungkin para ulama itu bersepakat dalam hal kebatilan. Itulah pesan Nabi Muhammad SAW kepada para sahabatnya sebelum beliau wafat.

11 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Aku juga merasa ada yang perlu banyak disaring dari kemarin,,,

  2. ass wr. wb. klu boleh tahu siapa alumni imm ugm itu? jazakallah.

  3. untuk mas alumni imm97, sebelum saya ngasih tahu mas, saya minta identitas mas.

  4. tolong kirim mail balasan ke alamat emailnya PC IMM Lumajang juga ya; immcablmj@gmail.com
    banyak dari pengalaman yang ana tahu tentang argumen tersebut, juga banyak aliran yang berideologi seperti itu. diantaranya adalah thoriqot. dalam aliran thoriqot ada empat tahapan dalam islam yaitu “syari’at -thoriqot-hakikatdan ma’rifat”
    dan insya allah sudah banyak yangma’lum mengenai hal itu.
    menurut orang2 thoriqot yang sedang nglakoni memang sperti itu. “untuk apa kita sholat kalo gak tau kepada siapa dan untuk apa kita sholat”. tapi saya punya pendapat bahwa agama islam adalah agama orang bodoh dan orang pintar yang masih berakal. dan allah tidak pernah membebani ummatnya diluar batas kemampuannya. mungkin bagi orang2 pemikir filsafat akan sellau berfikir dan mencari makna dari sholat itu sendiri, dan ketika mereka belum menemukan jawaban dari yang mereka cari maka mereka akan mengatakan hal itu, dan mereka menghabiskan banyak waktunya dalam orientasi pencarian tuhan yang gak cukup hanya 2 tahun saja. tapi bagi kita yang memang belum dapat menangkap ungkapan mereka, saya harap jangan terpaut dengan ungkapan tersebut, kita melaksanakan sholat karena kita muslim dan mentaati rukun islam. adapun hakikat dan ma’rifat dari sholat tersebut adalah penjabaran yang sudah difirmankan allah dalam al-qur’an semuanya. dan gak perlu ditafsirkan lagi. karena yang menurunkan perintah sholat tersebut langsung allah sendiri tanpa perantara makhluk yang lain. dan syari’at beserta thoriqot adalah tata cara sholat dan kelengkapannya sebagaimana telah diatur dalam al-qur’an dan hadits rosul. dan yang paling inti dari maksudnya berkata demikian adalah menyuruh anda untuk belajar agama dengan lebih mendalam. tapi jugaperlu diwaspadai karena dia juga gak transparan mengenai sosiogeografi tempat belajarnya tersebut. ntar jangan2 aliran sesat???
    tolong dibalaz ya…
    kalo boleh tau nomor hp yang bs dihubungi???
    ne nomor ana 085258138548 (akhmad mujaddid mamba’ur rosyad)

  5. kok gak di balaz2 c?

  6. komentare buter itu loh!!

  7. Maaf kepada mas Ocad, aku baru balas. aku memang akhir-akhir ini jarang ke warnet.
    secara garis besar saya sepakat dengan pendapat kamu.
    tidak semua thoriqot berfaham “untuk apa kita sholat kalo gak tau kepada siapa dan untuk apa kita sholat”. banyak juga thoriqot yang lurus, tapi lebih banyak thoriqot yang menyeleweng. tokoh-tokoh muhammadiyah seperti KH Ahmad Dahlan, atau KH AR Fakhrudin meskipun mereka tidak ikut thorikot manapun, tetapi dari segi amaliah dan pola pikir mengikuti atau seperti orang2 thorikot. tentunya bukan thorikot yang sesat. coba dech kamu sering2 baca buku-buku karangan pak Ar Fakhrudin atau buku2 tentang KH Ahmad Dahlan, kamu akan menemukan seperti yang saya tulis tadi. tapi sebelumnya aku harus sedikit banyak faham dulu tentang ciri2 thorikot yang sesat dan yang lurus. coba kamu tanyakan hal ini kepada mubaligh2 Muhammadiyah di sekitarmu atau baca buku2 yang berkenaan dengan hal ini.

    Dalam buku Fatwa2 kontemporer Yusuf Qordhowi, dalam pembukaannya beliau menulis bahwa dalam memberikan fatwa, sebisa mungkin disertakan hikmah dan ilat dari setiap hukum yang disampaikan. tujuannya adalah supaya fatwa mengenai hukum sesuatu tersebut yang di utarakan si mufti bisa dengan semangat/penuh bermotivasi diikuti oleh orang yang meminta fatwa. misalnya: kita disuruh atau di paksa makan buah wortel tiap hari oleh ibu kita tanpa tahu kenapa kita harus makan wortel tiap hari, kalau tidak, ga bakalan di kasih uang jajan. tentu kita akan melaksanakan perintah tersebut dengan terpaksa. tapi bandingkan dengan kalau si Ibu selain menyuruh, memberi tahu kenapa kita harus makan wortel, apa manfaat kalau kita tiap hari makan wortel, atau khasiat2 dari wortel. tentu kita akan lebih semangat melakukan makan wortel tersebut bukan?
    begitu juga dengan sholat, selain kita tahu bahwa sholat tersebut perintah Allah yang mesti kita lakukan, kita juga tahu bahwa sholat dengan khusu dan benar tatacaranya bisa membuat badan kita sehat, terhindar dari stress, sebagai media rileksasi terbaik, melancarkan peledaran darah, dan lain2. tentu kita akan tambah semangat melaksanakan sholat tersebut. begitu juga dengan hukum2 yang lain.

    mungkin untuk sementara di cukupkan sekian dulu, insya Allah kalau ada waktu kita teruskan.

  8. aq alumni IRM. anak2 muda di muhammadiyah mmg byk menerima pemikiran2 dr luar. sayangnya, tidak semua benar.
    beruntung yang menerima / mengaji di beberapa harokah Islam (yang walaupun kadang berbeda pendapat tapi masih dlm semangat Islam yang tinggi). tapi, banyak juga yang keracunan pemikiran aneh2 trmsk paham liberal.

  9. saya masih teringat sekali forum itu…. masih teringat juga betapa saya sangat tidak sepakat dengan ide-ide yang beliau bawa, sayang apa daya ilmu saya pun masih amat dangkal…

    Semoga Allah memberi kita semua hidayah dan ilmuNya untuk melihat kebenaran dari semua ini…Amien!

  10. hi……malam
    namaku rizki….panjangnya rizki ari nanda
    kalian kenal ga’ ma mufliha fahmi immawati ugm
    kalau tau tolong krimka nmor hpnya ya…
    cp : rizki arinanda
    08371855862

  11. dialektika era imm extended
    tribute to KYB


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: