Hukum Masuk Mesjid Ketika Haid atau Junub

29 Juli 2008 pukul 17:27 | Ditulis dalam opiniku | 2 Komentar

Hukum Masuk Mesjid Ketika Haid atau Junub

Beberapa hari yang lalu, seorang sahabat yang sedang KKN minta kepada saya untuk merangkum mengenai beberapa hukum, termasuk masalah hukum masuk mesjid Ketika Haid atau Junub. Ketika hari Ahad kemarin saya ikut kajian Ahad di Mesjid Kampus UGM, Ustd Abu Abdurrahman mengatakan kalau kita menuntut suatu ilmu, maka setelah itu, kita sudah kena kewajiban untuk mengamalkannya dan menyebarluaskannya. Karena takut kena dosa menyembunyikan ilmu, akhirnya saya memilih menyebarluaskan tulisan ini walau masih banyak kekurangan dari sana-sini termasuk dalam tata bahasanya.

Di sini saya hanya meringkas dari beberapa buku fikih yang saya punya menenai hukum masuk mesjid ketika haid. Bila kamu ingin mendalami lebih dalam, silahkan merujuk langsung dalam kitab-kitab fikih.

Jika masuk mesjid buat duduk atau berdiam diri di dalam, maka haram hukumnya, dengan alasan:

Hadist dari Ummu Salamah R.A. :

Rasulullah masuk kedalam mesjid dan berseru sekeras suaranya: “Sesungguhnya mesjid tidak dibolehkan bagi orang haid dan junub!’’

(H.R. Ibnu Majah dan Thabrani)

Jika maksudnya masuk itu, cuma sekedar untuk keperluan, ada sebahagian ‘ulama’ yang membolehkan dengan berdalil dengan Hadiets:

Telah berkata ‘Aisyah : Rasulullah s.a.w. pernah berkata kepada saya: “Kasihkanlah tikar kecil itu kepadaku dari masjid “. Maka saya berkata : “Sesungguhnya saya masih berhaidl”, lantas beliau berkata : “Sesungguhnya haidlmu itu tidak di tanganmu”.

(H.S. Riwayat Jama’ah, melainkan Bukhari)

Telah berkata Maimunah : Adalah Rasululluh s.a.w. itu pernah masuk kepada salah satu isterinya yang di waktu itu berhaidl, maka beliau menaruhkan kepalanya di atas pungkuannya sambil membaca Qur’an, padahal dia (isterinya) berhaidl, kemudian berdiri isterinya yang tadi, sambil membawa tikar kecil kepunyaannya s.a.w. ; kemudian ia taruhkan di masjid, padahal ia itu berhaidl.

(H.S.R. Ahmad, Nasai, Abdur-Razzaq, Ibnu Abi Syaiban dan Dliya’)

Kalau Hanya untuk lewat saja, maka seluruh ulama sepakat membolehkannya dengan alasan:

Hai orang-orang yang beriman, Jangankah kamu sholat ketika kamu sedang dalam keadaan mabuk, sampai kamu menyadari apa yang kamu ucapkan, begitupun (jangan pula menghampiri mesjid) dalam keadaan janabat kecuali kamu hanya melalui saja, sampai kamu mandi!” (An Nisa’: 43)

Dari Maimunah r.a.: “Rasulullah saw bisa masuk mendapatkan salah seorang diantara kami sedang haid, maka ditaruhnya kepalanya dipangkuan istrinya yang sedang haid lalu membaca Al Quran. Setelah itu salah seorang diantara kami bangkit dengan timbanya lalu meletakannya ke dalam mesjid, sedang ia dalam keadaan haid.” (H.R. Ahmad dan Nasa’i dengan adanya kesaksian-kesaksian yang mengukuhkannya)

Aisyah r.a., berkata: Rasulullah telah bersabda kepadaku: “ambilkan timba buatku dari mesjid!” jawabku, “Aku sedang Haid.” Maka ujarnya,” Haid itu bukan terletak dalam tanganmu.” (H.R. Jamaah kecuali Bukhari)

Daftar Rujukan:

  1. Fikih Islam, H. Sulaiman Rasjid, Penerbit: Sinar Baru Al Gensindo;

  2. Fikih Sunnah Jilid 1,Sayid Sabiq, alih bahasa oleh Mahyudin Syaf, Penerbit PT Al Ma’arif Bandung.

  3. Soal-Jawab (1) Tentang Berbagai Masalah Agama, A. Hassan, Moh. Ma’sum, dan H. Mahmud Aziz, Penerbit: Cv Penerbit Diponegoro Bandung;

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. saya mau tanya, waktu itu saya diminta kakak kandung saya menikah dimesjid, dan waktu itu saya dalam keadaan haid, bagaiman dengan pernihakan saya? apakah sah/tidak, berdosakah saya?
    trimakasih

  2. buat pertanyaan di atas:

    pernikahan itu sendiri sah, namun perbuatan menikah itu tidak sewajibnya di masjid. mengenai hukum,tidak pasti namun jika dikias atas keperluan, mungkin boleh. bukan kamu duduk-duduk tidak berbuat sesuatu apapun.

    Wallahualam


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: