Kaidah fiqh yang Paling Sering digunakan Dewan Syari’ah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam Mengeluarkan Fatwa

19 Maret 2009 pukul 14:39 | Ditulis dalam Ekonomi Islami | 2 Komentar

Kaidah fiqh yang Paling Sering digunakan Dewan Syari’ah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam Mengeluarkan Fatwa

1. Pada dasarnya semua bentuk muamalah (perkara yang sifatnya keduniawian) boleh dilakukan kecuali ada dalil yang mengharamkan.

2. menghindarkan mafsadat (kerusakan atau bahaya) harus didahulukan atas mendatangkan kemaslahatan.”

3. Segala Bahaya (beban berat atau kerugian) harus dihilangkan.

4. Segala mudharat (bahaya) harus dihindarkan sedapat mungkin

5. Di mana terdapat kemaslahatan, disana terdapat hokum Allah.

6. Setiap utang piutang yang mendatangkan manfaat (kelebihan bagi yang berpiutang, muqridh) adalah riba

7. Kesulitan itu dapat menarik kemudahan

8. Keperluan itu dapat menduduki posisi darurat

9. Sesuatu yang berlaku berdasarkan adat kebiasaan sama dengan sesuatu yang berlaku berdasarkan syara’ (selama tidak bertentangan dengan syariat)

10. Sesuatu yang harus ada untuk menyempurnakan yang wajib, maka ia wajib ada

Sumber:

Himpunan Fatwa Dewan Syari’ah Nasional, Edisi Ketiga. 2006. Ciputat: Dewan Syari’ah Nasional Majelis Ulama Indonesia

2 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. himpunan fatwa dewan syariah nasional tahun 2008 untuk transaksi ijarah, salam dan mudharabah muthlaqah bisa dikirimkan ke email saya?? syukron!!

  2. wah saya malah baru punya fatwa DSN-MUI yang sampai 2006


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: