Penuaan Kulit 7 Tanda-tanda, Penyebab, & Cara Menghindarinya

9 April 2008 pukul 17:05 | Ditulis dalam Kesehatan | 4 Komentar

 

Penuaan Kulit,

7 Tanda-tanda, Penyebab, & Cara Menghindarinya

 

Tanda-tanda penuaan kulit

  1. munculnya garis-garis halus dan keriput

  2. timbulnya bintik-bintik hitam di wajah

  3. kulit kering dan kasar

  4. kulit kelam

  5. kulit kusam

  6. pori-pori besar

  7. terjadi penurunan elastisitas kulit

 

Penyebab

  1. Faktor Intrinsik

Terjadi secara alami karena masalah genetik dan usia. Setiap manusia pasti akan mengalami penuaan pada kulitnya dan tak mungkin dapat dihindari. Seiring bertambahnya usia, kulit akan kehilangan kelembaban dan kekenyalan. Hal ini disebabkan kemampuan kulit untuk menahan air terus menurun.

  1. Faktor ekstrinsik

Diantaranya, pengaruh lingkungan, penyakit, dan diet tidak seimbang. Faktor lingkungan yang menyebabkan penuaan dini itu adalah ultraviolet, polusi rokok, dan kosmetik. Penyakit yang bisa menyebabkan kulit cepat tua adalah infeksi, metabolik, tumor, dan stress.

 

Tips untuk menghindari penuaan kulit dini

  1. untuk menghindari ultraviolet dan polusi: memakai pelembab, pelembut, tabir surya, dan anti oksidan.

  2. bila harus berada di tempat yang terkena langsung sinar matahari, disarankan untuk menggunakan tutup kepala atau baju lengan panjang.

  3. hindari diet yang tidak seimbang. Banyak mengomsumsi makanan dengan gizi seimbang.

  4. hindari merokok

  5. jangan menggunakan kosmetik yang tidak terdaftar dalam BPOM

  6. hindari stress

  7. banyak minum air putih agr kulit tidak cepat kering

 

Tulisan ini merupakan kesimpulan dari artikel berjudul Tujuh Tanda Penuaan Kulit

HU Republika, Ahad 12 Desember 2004 halaman 18

 

 

Mata Sehat

9 April 2008 pukul 17:02 | Ditulis dalam Kesehatan | Tinggalkan komentar

 

Mata Sehat,

Bagaimana Caranya?

 

  1. mengkonsumsi makanan yang mengandung:

    1. vitamin A : Minyak ikan, hati, wortel, dan kentang manis

    2. lutein dan zeaxantin: sayuran berwarna hijau

    3. vitamin C : sayuran hijau, stoberi, brokoli, jeruk, dan semangka

    4. bioflavonoid: buah-buahan yang mengandung sitrus juga pada ceri, anggur, serta plum

    5. vitamin E: kacang brasil dan makanan laut

    6. asam lemak: ikan solomon, makerel, dan ikan tawar

    7. zinc: tiran, gandum, dan kacang-kacangan

 

  1. bagi para pengguna komputer, biasakan mengistirahatkan mata setiap satu jam sekali selama 10-20 menit supaya mata tidak terus-menerus terfokus pada layar komputer. Alihkan pandangan ke tempat lain yang jauh. Melepaskan kaca mata dengan kelainan refraksi baik minus, plus, atau silindris atau pemakaian kaca mata yang tidak pas ketika menggunakan komputer akan semakin memperburuk gejala Computer Vision Syindrom (CVS). Selain itu, CVS bisa diakibatkan karena karakteristik monitor komputer (dengan resolusi yang rendah) dan terlalu lama menggunakan kompeter (lebih dari 4 jam). Gejala CVS yaitu: mata terasa pedih, mata cepat lelah, bahkan bila sudah berat bisa mual-mual, pusing bahkan muntah.

 

  1. mengedipkan mata dalam 1 menit minimal 15 kali kedipan. Dalam kedipan mata mengandung air mata yang berguna untuk membasahi mata supaya tidak kering.

 

  1. Mata yang sering terakomodasi dalam waktu lama akan cepat menurunkan kemampuan penglihatan jarak dekat. Misalnya, menonton TV pada jarak yang tepat, membaca buku denga peneranga yang cukup, tidur yang cukup, dsb.

 

  1. bagi masyarakat yang tinggal di daerah tropis, penggunaan kaca mata hitam juga berguna untuk alat pelindung dari sinar matahari dan debu. Sinar matahari mengandung ultraungu dan inframerah yang bisa menyebabkan perubahan biologis pada mataseperti kekeruhan lensa mata (katarak), gangguan retina, maupun yang lainnya.

 

  1. Hindari asap rokok. Bagi para peroko, kelenjar pada air mata mengalami gangguan akibat pencemaran asap rokok. Asap rokok mempengaruhi kondisi luar dan dalam tubuh. Untuk kondisi luar, asap rokok bisa dengan cepat memunculkan kerutan di sudut-sudut kelopak mata (crow’s feet), iritasi mata serta membuat kelenjar air mata mengering. Kekeringa kelenjar air mata ini menyebabkan mata menjadi kusam, tidak bercahaya serta berwarna merah karena menurunkan kualitas air mata selaku pelumas. Nikotin pada rokok bisa menyebabkan penyempitan pembulu darah halus, baik di jantung, otak, maupun di mata. Akibatnya daya ketajaman mata khususnya untuk melihat benda-benda yang jaraknya dekat berkurang.

 

 

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.